Dwi Okta Mahasiswi jurusan pariwista di salah satu Universitas di Indonesia. Suka jalan-jalan dan traveling. Hobi menulis sejak remaja dan sekarang menjadi pengurus di hargatiket.net.

Taman Kalijodo

5 min read

Taman Kalijodo

Jika menelisik nama taman di daerah Jakarta yang terkenal akan sejarahnya, maka pastilah taman itu adalah  Taman Kalijodo.

Kalijodo merupakan salah satu taman terbuka yang ada di kota Jakarta, tepatnya ada di kawasan Jalan Kepanduan II, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, pada sepanjang bantaran timur Banjir Kanal Jakarta.

Kalijodo ini tak hanya sekedar taman terbuka biasa, sebab taman ini sudah memiliki banyak sekali fasilitas penunjang yang tersedia disana.

Dan uniknya lagi, taman ini menjadi salah satu taman dengan area skatepark yang terbesar di Asia Tenggara.

Sejarah

sejarah taman kalijodo

Di masa pemerintahan Hindia Belanda waktu dulu, kawasan Kalijodo merupakan daerah yang didominasi dengan etnis Tionghoa.

Masyarakat yang berasal dari Tionghoa ini adalah pendatang yang melarikan diri dari Manchuria dikarenakan negara Jepang yang tengah menyerbu serta menjajah dataran China.

Dan di waktu pelariannya itu, banyak sekali rakyat Tionghoa pendatang yang tidak memiliki pasangan.

Hingga pada akhirnya, mereka pun kemudian memutuskan mencari pasangan pada saat menginjakkan kaki di kota Batavia (Jakarta).

Bantaran Kalijodo ini menjadi tempat bertemunya bagi para pendatang Tionghoa dengan perempuan lokal untuk memadu kasih.

Bahkan, banyak dari masyarakat lokal yang pada masa itu bekerja sebagai ca bau atau penggoda/ gundik. Hal tersebut kemudian dijadikan sebagai profesi atau yang sering dikenal dengan istilah PSK.

Ca bau sendiri adalah wanita penghibur yang bekerja untuk menemani, menari, dan juga menyanyi untuk kliennya. Dan nantinya mereka akan memperoleh penghasilan dari hasil kerja tersebut.

Penamaan dari kata Kalijodo, konon katanya diambil dari kata Kali dan Jodoh yang dibuat oleh warga setempat.

Karena tempat ini menjadi pertemuan antara pendatang Tionghoa dengan warga lokal untuk memadu kasih, nama dari Kali Jodoh ini pun akhirnya terkenal.

Bahkan hal tersebut diabadikan dalam cerita sejarah yang tertuang di dalam film dengan judul “Ca Bau Kan”.

Seiring berkembangnya teknologi, ternyata profesi dari ca bau semakin kritis. Banyak orang yang mengaku ca bau namun kenyataannya ia justru berprofesi layaknya pekerja seks komersial/ PSK.

Sehingga area Kalijodo ini pun pada akhirnya berubah menjadi kawasan pelacur untuk kalangan kelas bawah serta menjadi tempat yang sangat kumuh. Beda halnya pada masa lampau.

Tak hanya itu saja, kawasan ini pun memiliki tingkat kriminalitas yang sangat tinggi. Hingga pada akhirnya pemerintah pusat beserta pemprov DKI Jakarta merubah tempat ini menjadi taman kota yang megah dan cantik.

Dengan pembangunan pertama dimulai di tanggal 29 Februari 2016 yang lalu.

Pembangunan tersebut merupakan hasil dari lahan penggusuran pemukiman liar yang sudah terkenal selama berpuluh-puluh tahun menjadi tempat prostitusi, premanisme, dan juga perjudian.

Sebagian warga Kalijodo lalu direlokasi ke beberapa rusun yang ada di kota Jakarta. Seperti Rusunawa Pulogebang serta Rusun Marunda.

Objek Wisata

Berikut ini adalah beberapa wahana atau objek wisata yang dapat kalian temukan di Taman Kalijodo, diantaranya yaitu:

1. Skateboard Park

kalijodo sekarang

Tak hanya digunakan sebagai tempat untuk bermain skateboard, kawasan ini juga biasa digunakan sebagai lokasi untuk bermain Skateboard, sepeda BMX, dan juga sepatu roda.

Disini telah disediakan trek berupa lekukan, kelokan, serta tanjakan yang tajam dan cukup menantang dimana sangat bermanfaat sebagai tempat untuk berlatih.

Menariknya lagi, kawasan ini juga telah memenuhi standar sebagai tempat untuk pelatihan.

Untuk kalian yang datang dengan tidak membawa alat skate maupun sepatu roda, disana juga telah ada jasa penyewaannya.

Untuk harga sewanya dipatok dari mulai harga Rp25.000 – Rp35.000.

2. Taman Rekreasi

cleansing kalijodo

Di Taman Kalijodo sendiri mempunyai banyak sekali atraksi dan wahana, salah satunya adalah wahana seperti di Taman Rekreasi.

Tetapi perlu kalian ingat, wahana ini merupakan buatan masyarakat setempat, sehingga hanya dikelola oleh beberapa orang saja.

Untuk wahana ini dibandrol dengan tarif Rp10.000 untuk beberapa putaran.

3. Becak Mini

taman kalijodo 2020

Mengelilingi Taman Kalijodo ini kalian juga bisa menggunakan becak kayuh mini.

Becak satu ini cukup aman untuk dinaiki, sebab pada waktu kalian bermain juga akan dijaga oleh yang pemberi sewa.

Becak satu ini juga memiliki desain yang cukup bagus sebab sudah dirancang sedemikian rupa hingga memiliki tampilan yang sangat menarik dan unik.

Ukuran becak ini sekitar 80 cm sampai 1 meter saja. Satu becak dapat dinaiki hingga 3 orang sekaligus, dengan ketentuan: 1 pengayuh serta 2 penumpang.

Untuk harga sewanya dibandrol dengan harga Rp20.000 per 20 menit.

4. Motor Trail & Skuter Listrik

kalijodo coffee

Di sekitaran Taman Kalijodo juga telah disediakan jalan kecil yang pada umumnya dimanfaatkan sebagai tempat untuk bermain motor listrik oleh anak – anak muda disana.

Untuk harga sewanya dibandrol dengan harga Rp20.000 per 10 menit untuk motor trail serta Rp20.000 per 15 menit.

5. Flying Fox

Flying Fox

Wahana yang satu ini tergolong wahana baru yang ada di kawasan Taman Kalijodo. Flying fox yang ada disini memiliki lintasan sepanjang 50 meter yang siap untuk menguji jiwa adrenaline kalian.

6. Berswafoto

Berswafoto

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke taman ini adalah pada waktu petang sampai malam.

Sebab di kawasan Kalijodo ini kalian bisa menjumpai berbagai karakter unik, layaknya: doraemon, badut, sampai hantu-hantuan.

Disini kalian dapat selfie bersama mereka sepuasnya serta kalian hanya perlu membayar seikhlasnya.

7. Mobil Gowes

Mobil Gowes

Mobil gowes ini merupakan wahana yang ditujukan untuk orang – orang dewasa.

Mobil yang satu ini bentuknya menyerupai dengan bentuk mobil yang biasanya terdapat di Alun – alun Yogyakarta. Serta biasanya hadir mulai dari pukul 15.00 WIB sampai larut malam.

Untuk kalian yang ingin mencoba menaiki mobil ini, maka kalian cukup membayar sewa seharga Rp30.000 per tiga putaran.

8. Sentra Kuliner

kuliner jakarta

Setelah merasa puas bermain pada wahana di atas, kini saatnya untuk memanjakan lidah dan perut dengan menyantap kuliner nikmat yang ada di Sentra Kuliner.

Sentra kuliner ini lokasinya tak jauh dari kawasan permainan anak. Memiliki konsep pujasera atau kita kenal dengan Food Court, tempat ini penataanya terlihat berjajar dari arah selatan ke utara.

Berbagai menu makanan dan juga minuman dapat kalian temukan disini. Kalian tinggal memilih mana santapan yang sesuai dengan lidah kalian.

9. Bazaar Akhir Pekan

Bazaar Akhir Pekan

Di Taman Kalijodo ini juga sering diadakan pagelaran Bazaar. Tentunya hal tersebut menjadi kegiatan yang paling ditunggu – tunggu.

Karena Bazaar ini akan menyediakan banyak stan makanan hingga pakaian yang sangat menggoda selara. Waktu pagelarannya bazaar ini biasanya dilakukan pada akhir pekan atau ketika waktu libur panjang tiba.

Untuk penyelenggaraan bazaar ini sendiri dibutuhkan izin dari pemerintah, sehingga tidak bisa diadakan rutin setiap minggunya.

Fasilitas

  • Area parkir
  • Mushola
  • Toilet
  • Perpustakaan
  • Area bermain anak
  • Trek untuk bermain skateboard, sepeda BMX, dan juga sepatu roda
  • Sentra kuliner
  • Tempat sampah
  • Karakter unik
  • Spot foto
  • Berbagai wahana permainan seru

Lokasi

Taman Kalijodo berada di alamat: Jalan Bidara Raya No.18, RT.4/RW.5, Pejagalan, Penjaringan, Angke, Tambora, Kota Jakarta Utara 14450.

Rute

Kendaraan Pribadi

Untuk kalian yang menggunakan kendaraan pribadi dapat melalui Tol Dalam Kota menuju Jalan Pangeran Tubagus Angke – Exit Angke.

Selepas kalian keluar dari tol, pastikan tetap di ruas kanan jalan, kemudian ikuti rambu menuju Jalan Pangeran Tubagus Angke – Jalan Kepanduan II. RPTRA Kalijodo yang berada di pinggir jalan tersebut.

TransJakarta

Untuk kalian yang menggunakan busway transjakarta, dapat naik bus dengan jurusan halte Jembatan Dua. Halte tersebut berada di Koridor 9 Pinang Ranti-Pluit.

Selepas itu kalian keluar dari sisi bagian barat Jembatan Dua lalu tinggal lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 350 meter ke arah barat hingga tiba di Taman Kalijodo.

Bus Tingkat Wisata Gratis

Perusahaan dari Bus TransJakarta yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyediakan tiga bus tingkat wisata yang melewati rute Balai Kota – Kalijodo.

Rute tersebut melewati beberapa wilayah seperti:

  • Balai Kota
  • Halte Bus Sarinah
  • Halte Bus Tosari
  • Kemudian masuk ke Pintu Tol Semanggi serta keluar di Gerbang Tol Pluit Tomang.

Bus gratis ini biasanya akan beroperasi mulai dari:

  • Senin – Jumat: Pukul 11.00 – 19.00 WIB.
  • Sabtu: Pukul 09.00 – 23.00 WIB.
  • Minggu: Pukul 12.00 – 19.00 WIB

Tips:

Untuk kalian yang memakai bus ini, kalian naik dari arah halte bus yang berada di dekat pintu masuk IRTI Monas, dan dengan pemberhentian akhir bus sebelum kembali menuju Balai Kota.

Kerana, bus pasti akan dalam kondisi penuh apabila ditumpangi dari arah halte bus depan Balai Kota.

Kereta Commuter Line

Kalian dapat turun di Stasiun Angke maupun Stasiun Grogol. Lalu kalian lanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek.

Jika kalian ingin lebih hemat, kalian juga dapat melanjutkan perjalanan dengan menaiki bus TransJakarta.

Lalu turun di Stasiun Grogol – halte busway Latumenten Stasiun Grogol – Transjakarta jurusan Pluit – Halte Jembatan Dua.

Selepas itu kalian keluar dari sisi bagian barat Jembatan Dua lalu tinggal lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 350 meter ke arah barat hingga tiba di Taman Kalijodo.

Jam Operasional

Taman Kalijodo buka setiap harinya (Senin – Minggu) selama 24 jam.

Harga Tiket Masuk

Untuk kalian yang hendak berkunjung ke Taman Kalijodo maka kalian tidak akan dikenakan tarif apa pun alias gratis.

Tips

  • Sebaiknya berkunjung ketika jam kerja, sebab tempat ini akan terlihat tidak begitu padat.
  • Jangan membawa uang ataupun perhiasan yang berlebihan.
  • Membawa bekal sendiri agar lebih hemat.
  • Menjaga kebersihan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan.
  • Tidak mencoret – coret dinding.
  • Selalu jaga barang bawaan kalian.
  • Kenakan pakaian yang nyaman untuk bergerak.
  • Apabila kalian membawa anak – anak, pastikan sang anak tidak jauh dari pandangan dan jangkauan kalian.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Dimana alamat dari Taman Kalijodo?

Taman Kalijodo terletak di daerah Angke, tepatnya berada di alamat: Jalan Bidara Raya No.18, RT.4/RW.5, Pejagalan, Penjaringan, Angke, Tambora, Kota Jakarta Utara 14450.

Taman Kalijodo yang baru seperti apa?

Sekarang ini, Taman Kalijodo telah mengalami renovasi besar – besaran sehingga menghadirkan taman yang begitu megah dengan fasilitas penunjang yang begitu lengkap. Bahkan menjadi salah satu kawasan dengan skatepark terbesar yang ada di Asia Tenggara.

Rute Busway menuju Taman Kalijodo?

Untuk kalian yang menggunakan busway, dapat naik bus dengan jurusan halte Jembatan Dua. Selepas itu kalian tinggal lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 350 meter ke arah barat hingga tiba di Taman Kalijodo.

Dwi Okta Mahasiswi jurusan pariwista di salah satu Universitas di Indonesia. Suka jalan-jalan dan traveling. Hobi menulis sejak remaja dan sekarang menjadi pengurus di hargatiket.net.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *